Langsung ke konten utama

Obama on Economic Recovery


Congratulations. The US of America has voted and they have voted for Barrack Obama. US citizens have great hopes on him. And so does much people around the world is also expecting so much from him. This is also for us in Asia especially in Indonesia. What would be his steps to tackle this crisis? From his campaign it is quiet clear what he will do.

Let’s just make this simple. Roosevelt at his time had plans for the US to recover from the Great Depression. His plans while campaigning were also interesting and got the minds of voters. Obama is in some sort of the same situation now.
But the thing is .. Can Obama pull it off this time? What Roosevelt did was he created projects such as building the great Roosevelt Dam to absorb the unemployment because he thinks the enemy of an economic crisis is unemployment. This fiscal expansion policy is to regain the economic growth and is also known as a Keynesian economic approach.
Now what Obama wants to do is cut tax for the low income, increase them for the middle and rich. He also said he wants to create jobs by giving incentives to entrepreneurs. This is to increase the people’s demand of goods and service which can move the economy. Regulate the financial market, and take the troops from Iraq which will significantly lower the cost of war.
The current conditions when the US market has low demand of goods from exporting countries like China and Indonesia. And when they (US) stop demanding, what it means to us is lay offs and factories forced to close because of no order. And as we speak is happening now in Indonesia. HR departments and company owners are in a state of worry because they are faced with the cost of termination and other possible legal actions by workers. A local West Java newspaper also quoted that a total 70.000 lay offs are about the happen in the beginning of 2009, starting now.
That’s why recently the Indonesian government is finding ways so that these industries have the ability to survive a crisis by depending on the local market.
Can we call this an effect of globalization?
There is much hope that the US economy will recover again, and in Obama hands it the faith of the US Economy which we hope will also effect the world’s economy.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jenis-jenis Analisis Ilmu Ekonomi

Saat kita belajar ekonomi kita melakukan beberapa analisis yang disebut analisa ekonomi.Ada beberapa jenis analisis ekonomi yakni: 1. Ekonomi Teori (economics analysis) yaitu ilmu yang menerangkan hubungan peristiwa-peristiwa ekonomi dan kemudian merumuskan hubungan-hubungan itu dalam suatu hubungan ekonomi.contoh: hukum permintaan, hukum penawaran,teori produksi,dan lain-lain. 2. Ekonomi Deskriptif (deskriptive economics), yaitu ilmu yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya wujud dari perekonomian tsb.Contohnya: keadaan petani di Klaten,inflasi tahun 1997,dst. 3. Ekonomi Terapan (applied economics), yaitu ilmu ekonomi yang menelaah kebijakan-kebijakan yang perlu dilaksanakan dalam mengatasi masalah-masalah ekonomi. contoh: ekonomi moneter, ekonomi koperasi, ekonomi perusahaan,dll BelajarEkonomi.Com

Pentingnya Pengelolaan Uang Pribadi (Personal Finance)

 Mengelola uang pribadi dengan baik adalah langkah penting untuk mencapai kestabilan finansial. Banyak orang mengalami masalah keuangan bukan karena penghasilan yang kurang, tetapi karena kurangnya perencanaan dalam menggunakan uang. Dengan mengatur keuangan secara terencana—seperti mencatat pengeluaran, membuat anggaran bulanan, dan menyisihkan dana darurat—seseorang dapat lebih siap menghadapi kebutuhan mendesak tanpa harus tergesa-gesa mencari pinjaman. Salah satu dampak dari pengelolaan keuangan yang buruk adalah munculnya hutang yang terus menumpuk. Hutang yang tidak dikelola dengan baik bisa menjadi beban jangka panjang dan mengganggu kesejahteraan hidup. Terlebih jika hutang digunakan untuk kebutuhan konsumtif yang tidak mendesak, seperti membeli barang mewah atau gaya hidup berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan sebelum memutuskan untuk berutang. Menjauhi hutang konsumtif berarti menjaga kesehatan keuangan pribadi. Jika pun haru...

Mudahnya Terlilit Hutang di Zaman Sekarang

"Saya mau bayar 235 ribu, angsuran paylater ", seorang ibu rumah tangga berkata. "Saya mau bayar angsuran pinjol 175ribu" kata seorang mahasiswa. Ini adalah pemandangan jaman now, di counter mini market terdekat anda. Pas ditanya "hutangnya total berapa Bu?" , "21 juta mas" POIN KEWASPADAAN : PINJOL SUDAH DILEGALKAN PEMERINTAH AGAR RANTAI EKONOMI  (Consumption (C) dalam rumus GDP : C+I+G +(X-M) TERUS BERJALAN MESKIPUN BERHUTANG. Bila suatu negara C nya berhenti, ekonomi bisa masalah. Indonesia terkenal konsumsi individualnya tinggi, meski krisis, konsumsi makan enak, belanja barang terus joss.Realitanya sudah banyak yg tenggelam secara ekonomi. Bayangkan ditambah JUDOL lagi. Di era digital saat ini, terlilit hutang menjadi hal yang semakin mudah terjadi. Terlilit hutang adalah kondisi di mana seseorang tidak lagi mampu membayar angsuran hutangnya secara lancar karena jumlah kewajiban sudah melebihi kemampuan pemasukan. Banyak orang baru menyadari...