Langsung ke konten utama

Bank's Credit Growth Not as Expected

There is 2 more months this year and signs of growth of the banking credit is still low. October last year 38% , this year only 13 % and the following month 33% 2008 and 18% for august this year. There will be a correction of 12-13% from 15% of credit growth this year.

Indonesian Central Banks Governor Muliaman Dharmansyah Hadad, said that the total undisbursed credit is Rp 250 billion. This indicates that the private sector would not absorb this credit or the credit rate is still high for them because the decrease rate of the BI Rate is not as fast as the decrease rate of banks credit rate.

Pic 1. BI Rate 2009
Source: Bank Indonesia Official Site

From the graph above you can see that BI (the central bank) rate has already shown a decreasing from the current 8.75 % at January 2009 to 6.50 % at October 2009. This is a good initiative move the real sector. But current Banks are giving credits for SMEs at rates around 12-13% and for corporate is 10-11%.

Seeing the decrease of the BI Rate, if the Banks don’t follow, this policy could become useless, because business owner would rather use their own money rather then debt. In the financial management point of view these business owners can not increase financial leverage from utilizing debt at a controllable level.

Syarifuddin Hasan, The new Minister on SME and Empowering Cooperative, said that programs for the cooperative and the Small and Medium Enterprises known as KUKM (Koperasi dan Usaha Kecil Menengeh) said their department will continue the last ministers program but with a different mindset. He says this ministry must be the top enabler and empower of small businesses and increase the level of 51 million Small businesses into large business that could increase economic growth.

Sources : Kompas, Kontan, BI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGIKUTI KATA HATI DALAM MENCINTAI APA YANG KITA LAKUKAN

Mungkin anda pernah mendengar ucapan dari seorang wirausaha sukses pencipta Iphone dan Ipad, ya siapa lagi kalo bukan Steve Jobs. Dia bilang " Apabila kita tidak mencintai apa yang kita lakukan, maka akan sulit untuk kita berprestasi dalam apa yang kita lakukan tersebut". Kurang lebih maknanya seperti itu saat suatu inagurasi (pelantikan) mahasiswa di universitas terkenal di Amrik sana. Anda saat ini mungkin sedang bekerja atau melakukan sesuatu yang menurut anda memang mesti dilakukan karena tuntutan kebutuhan hidup. Tetapi apakah itu merupakan hal yang anda benar-benar senang untuk mengerjakannya ? Coba dipikirkan lagi, Fakta membuktikan bahwa banyak orang yang gagal tetapi belum ditelaah penyebabnya, misalnya keluar dari pekerjaan sebagai sales, semata-mata karena merasa tidak memiliki bakat atau cenderung menyalahkan situasi. Padahal sebenarnya adalah karena tidak cukup 'cinta' pada pekerjaanya, Terbukti dengan tidak melakukan 'upgrading diri', penin...

Jenis-jenis Analisis Ilmu Ekonomi

Saat kita belajar ekonomi kita melakukan beberapa analisis yang disebut analisa ekonomi.Ada beberapa jenis analisis ekonomi yakni: 1. Ekonomi Teori (economics analysis) yaitu ilmu yang menerangkan hubungan peristiwa-peristiwa ekonomi dan kemudian merumuskan hubungan-hubungan itu dalam suatu hubungan ekonomi.contoh: hukum permintaan, hukum penawaran,teori produksi,dan lain-lain. 2. Ekonomi Deskriptif (deskriptive economics), yaitu ilmu yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya wujud dari perekonomian tsb.Contohnya: keadaan petani di Klaten,inflasi tahun 1997,dst. 3. Ekonomi Terapan (applied economics), yaitu ilmu ekonomi yang menelaah kebijakan-kebijakan yang perlu dilaksanakan dalam mengatasi masalah-masalah ekonomi. contoh: ekonomi moneter, ekonomi koperasi, ekonomi perusahaan,dll BelajarEkonomi.Com

Ide Bisnis 2008

Tahun 2008 katanya merupakan tahun yang menjanjikan untuk memulai bisnis. Mengapa kita mesti berbisnis.? Ini ekstrim, tetapi bila kita hanya mengandalkan pekerjaan tetap yang kita miliki kita sama saja merencanakan untuk memiliki penghasilan lebih kecil saat kita pensiun nanti karena pensiun biasanya jauh lebih sedikit daripada penghasilan tetap saat ini. Ini sama saja dengan merencanakan untuk menjadi miskin.Planning to be poor (Kyosaki) Tetapi mitos ini bisa dipatahkan bila anda bergaji tinggi, tetapi bisa mengelola keuangan anda dengan baik yaitu dengan menginvestasikan sebahagian penghasilan untuk investasi yang jitu. Teman saya yang kerjanya di Singapura pernah bilang ke saya kalo orang singapura beranggapan kalo kita ingin memiliki pensiun yang layak maka mulailah berbisnis. Mengapa saat kita masih aktif adalah waktu yang baik untuk mulai berbisnis ato tepatnya belajar berbisnis ? Berbisnis itu memiliki prinsip ekonomi High Risk High Return. Artinya : kalo asset anda ingin a...