Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label KELUARGA MENENGAH

Masalah Utama Makanya Melarat Terus

Mungkin anda bertanya, mengapa anda terus menerus melarat. Blog ini tujuan utamanya membantu orang-orang seperti anda yang bingung mengapa saya tidak pernah kaya dan nasihat perihal pengelolaan keuangan pribadi. Secara ringkat bisa kita lihat dari 2 perspektif biar blog ini ga panjang dan to the point saja.

Hal-hal yang Perusahaan Kartu Kredit Tidak Mau Anda Mengetahuinya

       Sebagai melinial jaman now, sulit rasaya tidak tertarik untuk kehidupan yang serba 'glamour'. Status artis di instagram, status teman di FB dan sosial media seakan merupakan panggung kehidupan untuk menilai sudah sejauh mana pencapaian bidang ekonomi. Semua seakan memanggil untuk hayo mari kita beli-beli dan konsumtif. Gaya hidup traveling akhir tahun sekeluarga, meskipun lagi bokek tidak masalah. Yang penting kan bisa pakai kartu sakti alias ngutang. "Ini bukan hutang lho. ini cuman membantu menunda pembayaran", itu kata mereka lalu : "Bayangkan reward poin yang akan anda dapatkan. Bisa ditukar sama berbagai merchindize" . "Asyiik, dengan kartu plastik ini saya jadi punya Rp 30 juta di kantong dan tinggal 'gesek' saja bila perlu apa2." Begitulah kurang lebih perasaan saat memegang kartu tersebut. Dorongan dari media sosial ini dan pergaulan yang dilakukan di lingkungan sekolah atau kantor, akhirnya mengakibatkan diri terjebak dalam ...

Tahap Terjadinya Kemelaratan sebuah Keluarga Menengah

Ada suatu ilmu yang mana ilmu tersebut memang tidak pernah di ajarkan di sekolah baik sekolah formal, bahkan di sekolah ekonomi atau bisnis. Itulah ilmu pengelolaan keuangan pribadi.  Apabila kita mengucapkan hal tersebut atau lebih terkenal dengan istilah 'personal finance', banyak diantara kita yang menganggap sepele hal tersebut. "Ah... itu mah gampang", "gak perlu dipelajari" , "aku masih muda, dan orang tuaku tajir,.. ngapain juga aku repot-repot belajar personal finance", "lagian di internet banyak, tinggal aku googling". Faktanya, banyak orang, bapak-bapak, anak muda, ibu rumah tangga, artis, bahkan profesional di bidang bisnis dan keuangan belajar tentang keuangan pribadi ini dengan cara yang menyakitkan, atau cara yang 'sulit' atau ' the hard way '. Yakni mengalami 'kesulitan ekonomi' baru mau belajar atau peduli. Ada yang mengalaminya cukup ekstrim sehingga mengubah paradigma tentang keuangan, cara mencar...