Langsung ke konten utama

Postingan

Tahap Terjadinya Kemelaratan sebuah Keluarga Menengah

Ada suatu ilmu yang mana ilmu tersebut memang tidak pernah di ajarkan di sekolah baik sekolah formal, bahkan di sekolah ekonomi atau bisnis. Itulah ilmu pengelolaan keuangan pribadi.  Apabila kita mengucapkan hal tersebut atau lebih terkenal dengan istilah 'personal finance', banyak diantara kita yang menganggap sepele hal tersebut. "Ah... itu mah gampang", "gak perlu dipelajari" , "aku masih muda, dan orang tuaku tajir,.. ngapain juga aku repot-repot belajar personal finance", "lagian di internet banyak, tinggal aku googling". Faktanya, banyak orang, bapak-bapak, anak muda, ibu rumah tangga, artis, bahkan profesional di bidang bisnis dan keuangan belajar tentang keuangan pribadi ini dengan cara yang menyakitkan, atau cara yang 'sulit' atau ' the hard way '. Yakni mengalami 'kesulitan ekonomi' baru mau belajar atau peduli. Ada yang mengalaminya cukup ekstrim sehingga mengubah paradigma tentang keuangan, cara mencar...

TIPS KELOLA KEUANGAN JAMAN NOW

Hi Gan, Saatnya bersua lagi dalam susasana pembelajaran ekonomi terutama keuangan pribadi. Saat ini anda sebagai masyarakat mungkin mengalami kesulitan ekonomi karena berbagai hal. Sebagai gambaran situasi yang anda alami beda dengan yang dialami orang jaman dulu. Jaman sekarang tidaklah heran banyak yang stress mikirin hutang atau terjerat hutang diantaranya pinjaman online (pinjol). Kalo jaman dulu hanya orang berduit punya akses ke kredit. misalnya kalo mau punya kartu kredit penghasilan setidaknya 35jt pertahun. Tetapi sekarang mau pinjam 1 juta tinggal klik dikasih 800ribu, bayar bulan depan 1,2 juta telat sebulan jadi 5 juta. Itulah modus klasik pinjol.lalu membengkak dan membengkak. Jumlah orang yang bunuh diri krn pinjol ini pun semakin bertambah. Oleh sebab itu pemahaman Ilmu Keuangan Pribadi ( personal finance ) sudah sangat perlu untuk disampaikan karena kondisinya sudah darurat di Inoonesia, banyak orang yang melarat, putus asa ga tau mau berbuat apa. Jadi artik...

MENGIKUTI KATA HATI DALAM MENCINTAI APA YANG KITA LAKUKAN

Mungkin anda pernah mendengar ucapan dari seorang wirausaha sukses pencipta Iphone dan Ipad, ya siapa lagi kalo bukan Steve Jobs. Dia bilang " Apabila kita tidak mencintai apa yang kita lakukan, maka akan sulit untuk kita berprestasi dalam apa yang kita lakukan tersebut". Kurang lebih maknanya seperti itu saat suatu inagurasi (pelantikan) mahasiswa di universitas terkenal di Amrik sana. Anda saat ini mungkin sedang bekerja atau melakukan sesuatu yang menurut anda memang mesti dilakukan karena tuntutan kebutuhan hidup. Tetapi apakah itu merupakan hal yang anda benar-benar senang untuk mengerjakannya ? Coba dipikirkan lagi, Fakta membuktikan bahwa banyak orang yang gagal tetapi belum ditelaah penyebabnya, misalnya keluar dari pekerjaan sebagai sales, semata-mata karena merasa tidak memiliki bakat atau cenderung menyalahkan situasi. Padahal sebenarnya adalah karena tidak cukup 'cinta' pada pekerjaanya, Terbukti dengan tidak melakukan 'upgrading diri', penin...

RAHASIA BELAJAR AGAR MUDAH DISERAP OTAK

Bukan pertama kali anda mendengar keluhan sahabat, rekan kerja, atau anak mengeluhkan bahwa mereka kesulitan sekali dalam belajar. Bahkan anda sekalipun barangkali pernah merasa sulitnya menyerap suatu materi kuliah atau pelatihan, sementara ada orang yang begitu mudahnya menyerap materi yang disampaikan tersebut.  Dan ini bukan mau menjual ebook atau apapun he.he.. Ini semata-mata merupakan keberuntungan anda bisa 'terdampar' ke blog ini dan pada saat yang sama sebelum blogpost ini terbit , saya terinspirasi untuk menulis topik ini.  Bahkan kita sendiri barangkali pernah merasakan bagaimana menjadi murid atau mahasiswa dan merasakan hal yang sama seingat kita waktu dulu. Kita sering berarguman bahwa "Ah aku mah apa atuh, Mereka kan memang pintar dari sono nya" Begitulah justifikasi kita kenapa kita merasa kurang pintar dan seperti sulit menyerap mata pelajaran yang diberikan dosen atau Bu Guru. Sekarang mari kita sedikit mengganti topik tetapi sangat relevan na...

Makroekonomi

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya ilmu Makroekonomi adalah ilmu yang membahas permasalahan ekonomi dari sudut pandang keseluruhan ekonomi itu sendiri. Ilmu ini menganalisa perekonomian nasional dan global dan melihat total output yang terjadi untuk barang dan jasa, pertumbuhan ekonomi , tingkat inflasi, pengangguran, neraca pembayaran dan nilai tukar. Dari sekian banyak aspek makro ekonomi , yang akan dibahas disini adalah yang akan kita gunakan nantinya sebagai teori, indakator atau variabel untuk melakukan analisa atau mengukur kinerja perekonomian. Seorang ekonom yang disebut sebagai seorang ekonom beraliran Keynesian mempercayai bahwa pengaruh kebijakan pemerintah akan sangat berpengaruh dan dapat menstabilkan pertumbuhan ekonomi dari suatu negara. Beberapa Indikator Makroekonomi yang akan dibahas antara lain : GDP (Gross Domestik Product = PDB / produk domestik bruto) dan Pertumbuhan ekonomi (r) Yang dimaksud dengan GDP adalah total pendapatan suatu negara atau s...

Elastisitas

Pernahkah anda mengalami suatu saat dimana saat terjadi pengumuman di media bahwa suatu produk (MP3Player) mengalami penurunan harga (diskon) sehingga anda memutuskan untuk segera membeli barang tersebut.Pada saat yang sama kenaikan harga produk (Beras) tidak membuat anda menunda untuk membeli barang tersebut karena merupakan kebutuhan pokok. Yang dimaksud dengan elastisitas adalah sejauh mana pengaruh dari perubahan harga terhadap perubahan permintaan atau perubahan penawaran dari suatu barang. Misalnya bila terjadi suatu kenaikan barang sebesar X maka perubahan kuantitas permintaan barang tersebut Y, bisa sedikit (kecil) atau banyak.Bila perubahan kuantitas pemintaan/ penawaran tersebut besar maka disebut elastis, dan sebaliknya tidak elastis. Seperti contoh diatas ada suatu produk barang atau jasa yang bilamana terjadi perubahan harga, maka jumlah kuantitas barang/jasa yang dibeli tersebut tidak begitu berubah disebabkan merupakan barang yang tingkat kebutuhannya esensial unt...

Mikroekonomi

Hukum Permintaan dan Penawaran Hukum permintaan dan penawaran adalah hukum dasar dari ilmu ekonomi merupakan basis utama dari terjadinya suatu ekonomi pasar. Untuk menjelaskannya mari kita lihat contoh sehari-hari. Hukum Permintaan dan Kurva permintaan Pernahkah anda membeli sebuah baju di sebuah pasar atau mal ? Bila anda membeli baju tersebut dengan asumsi bahwa kualitas sudah terjamin, yang dilihat selanjutnya adalah harga bukan ? Bila harganya relatif murah maka anda akan mempertimbangkan untuk membeli lebih dari satu kan ? Dengan kata lain masyarakat pembeli akan membeli lebih banyak baju bila harganya ada diskon. Sedangkan pembelian akan berkurang bila harganya naik. Bila kita masukkan ke dalam tabel maka akan terjadi sebagai berikut : Tabel 1.0 Pembelian Baju Harga Baju Jumlah Pembelian Rp 80.000 1 potong Rp 40.000 2 potong Rp 20.000 3 potong Jadi secara sederhana kita bisa mendefinisikan hukum permintaan...