Langsung ke konten utama

BAHAYA HUTANG DAN KARTU KREDIT

Bagi yang belum pernah mendapatkan pengetahuan keuangan pribadi atau 'personal finance', pastinya menganggap hidup ini luar biasa menyenangkan apabila memiliki kartu kredit atau fasilitas hutang lainnya. Kalo anda sudah menganggap spele artikel ini itu menggambarkan 'ignorance' anda, dan siap2lah anda terjerembab dulu baru belajar. 


Mau setinggi apapun pendidikan anda, Anda rentan karena ketidaktahuan Anda. Biasanya ngerti kalo sudah dapat pelajaran hidup yaitu saat benar-benar mengalami permasalahan lilitan hutang dan mengalami kemerosotan atau kesulitan ekonomi. Setelah itu biasanya baru menyadari dan belajar. 

Hutang itu tidak menenangkan di malam hari dan membuat anda terhina di siang hari. Anda tidak akan pernah tidur nyenyak karena ada sebenarnya jadi 'slave' atau budak dari hutang anda.

CUKUP SATU KEJADIAN

Sederhana saja , anda punya penghasilan yang bisa untuk menyicil hutang anda tiap bulan. Hanya 1 kejadian diperlukan maka nasib anda berubah 180 derajat. Arus kas anda normal, tiba-tiba anda di PHK atau mengalami sakit berat yang memerlukan biaya tinggi, atau ada suatu hal menyebabkan gangguan penghasilan. 

Lalu anda mulai seret membayar hutang anda.Yang terjadi selanjutnya adalah anda mulai bingung dan mengais sisa tabungan yang juga ternyata sedikit bahkan tidak ada untuk menyicil tagihan bulanan anda. Lalu mulailah bunga kartu kredit / hutang anda meningkat yang membuat nilai tagihan semakin membengkak. Krang-kring, krang kring, hp anda ditelepon terus oleh bank menagih pembayaran. Bank sudah mulai kesulitan, lalu bank meminta debt collector (DC) mulai menagih anda.

Disitu anda mulai menyadari, WAKTU DULU AKU LANCAR BAYAR HUTANG SEKARANG SEPERTI TIDAK ADA ARTINYA, WAKTU MENAWARKAN KREDIT MANIS BENAR TETAPI SAAT MULAI SERET MENGAPA KEJAM BEGINI BANK SAMA AKU ?
Kehidupan penuh kehinaan mulai anda nikmati, kesulitan dan tidak bisa tidur nyenyak akan anda alami, takut terima telepon , resah terus menerus, dll
Kalo anda tidak bisa mengelola diri : karir anda, keluarga anda bisa-bisa hancur karena tidak kuatnya menahan emosi dan ujian yang sedang dihadapi.
Bila anda sebuah perusahaan, seharusnya anda berfikir inovasi pemasaran dan kreatifitas pengembangan produk, tapi karena HUTANG BANK YANG ANDA AMBIL, anda akan PUSING HANYA MIKIRIN CICILAN BULANAN, sikap sama karyawan akan kaku, kejam dan MENGANGGAP MEREKA HANYA MESIN PRODUKSI untuk apa, untuk MENYICIL HUTANG ANDA
Itulah mengapa hutang dalam apapun bentuknya membahayakan.
HINDARI HUTANG DAN KEBIASAAN BERHUTANG

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jenis-jenis Analisis Ilmu Ekonomi

Saat kita belajar ekonomi kita melakukan beberapa analisis yang disebut analisa ekonomi.Ada beberapa jenis analisis ekonomi yakni: 1. Ekonomi Teori (economics analysis) yaitu ilmu yang menerangkan hubungan peristiwa-peristiwa ekonomi dan kemudian merumuskan hubungan-hubungan itu dalam suatu hubungan ekonomi.contoh: hukum permintaan, hukum penawaran,teori produksi,dan lain-lain. 2. Ekonomi Deskriptif (deskriptive economics), yaitu ilmu yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya wujud dari perekonomian tsb.Contohnya: keadaan petani di Klaten,inflasi tahun 1997,dst. 3. Ekonomi Terapan (applied economics), yaitu ilmu ekonomi yang menelaah kebijakan-kebijakan yang perlu dilaksanakan dalam mengatasi masalah-masalah ekonomi. contoh: ekonomi moneter, ekonomi koperasi, ekonomi perusahaan,dll BelajarEkonomi.Com

Masalah Utama Makanya Melarat Terus

Mungkin anda bertanya, mengapa anda terus menerus melarat. Blog ini tujuan utamanya membantu orang-orang seperti anda yang bingung mengapa saya tidak pernah kaya dan nasihat perihal pengelolaan keuangan pribadi. Secara ringkat bisa kita lihat dari 2 perspektif biar blog ini ga panjang dan to the point saja.

Makroekonomi

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya ilmu Makroekonomi adalah ilmu yang membahas permasalahan ekonomi dari sudut pandang keseluruhan ekonomi itu sendiri. Ilmu ini menganalisa perekonomian nasional dan global dan melihat total output yang terjadi untuk barang dan jasa, pertumbuhan ekonomi , tingkat inflasi, pengangguran, neraca pembayaran dan nilai tukar. Dari sekian banyak aspek makro ekonomi , yang akan dibahas disini adalah yang akan kita gunakan nantinya sebagai teori, indakator atau variabel untuk melakukan analisa atau mengukur kinerja perekonomian. Seorang ekonom yang disebut sebagai seorang ekonom beraliran Keynesian mempercayai bahwa pengaruh kebijakan pemerintah akan sangat berpengaruh dan dapat menstabilkan pertumbuhan ekonomi dari suatu negara. Beberapa Indikator Makroekonomi yang akan dibahas antara lain : GDP (Gross Domestik Product = PDB / produk domestik bruto) dan Pertumbuhan ekonomi (r) Yang dimaksud dengan GDP adalah total pendapatan suatu negara atau s...